My Mama always said you've got to put the past behind you before you can move on. -forrest gump-

Tuesday

aku, mataku dan betina lapar

Mungkin aku harus tinggal dan menjadi penonton bisu, sampai otak ini bosan dengan sendirinya.. Ataukah Aku harus pergi bersembunyi dan mengintip dari kejauhan..berkompromi dengan hati. Ahh lemah!!
Hidup, bukan perkara Asmara yang aku resahkan. Kepala ini lebih sedang sakit memikirkan Isi kantong untuk esok hari. Hanya saja perihal cinta selalu bikin jantung sejenak berhenti. Menyedihkan!

Betina lapar menggali sekitarku, aku semakin kenal wujudnya. Dia pasti mencari dimana kusimpan lagi mataku. Pernah sekali dicakarnya, terluka..masih sakit hingga kini. Obat apa yang cocok untukku? Sulit dicari. Aku masih merasa sakit.
Mata ini bergerak semaunya, haruskah Ku buang saja? Atau kuberi pada betina lapar itu, biar tenang perutnya. Mungkin betina lapar lebih butuh mataku daripada aku..mungkin.
Aku dan dunia kecilku tidak butuh dikasihani, kami butuh disayangi. Kami tak ingin tangan yang menyentuh kepala dengan enggan, yang juga mengelus tangan kosong diseberang sana. Tak perlulah.
Kalau saja..ah biarlah ini semua jadi butir2 jagung kecil di setapak otakku. Kalau suatu waktu hilang dimakan burung, mungkin sudah saatnya jalan itu bersih. Pendaki yang akan datang tentu lega dengan setapak bersih didepannya.
Ini hanya tentang waktu. Itu saja.

Wednesday

they will never make me cry!

Animal instinct nya cranberries udah 3 Kali diputer..ngehelah otak saat ini. Antara lega, marah, sedih atau apalah..rasanya pengen nendang, mukul atau aaahh taulah!!
Selalu ada suara kecil yang bilang 'he is not the one', tapi penyangkalan selalu lebih menang. Tapi mata Tuhan melihat maaannn!! Hahaahha yang benar selalu benar, yang salah ya selalu salah. Waktu Tuhan kita gak pernah tau, bisa sekarang di kasih pentunjuk bisa jg nanti. Entahlah..
God is good for me...ditengah campur aduknya perasaan, selalu ada dia..si Bocah kecil gw. Amazing yah Tuhan itu. Selalu tepat waktu. Ya sudahlah..seperti lirik lagu, cikar kanan cari laen!! Adiosss!!

Tuesday

sikeras kepala dan kepala lembek

Pagi ini kepala terasa penuh. terdengar seperti pasar ikan. semua berteriak. manusia kecil pemberani itu tidak ada..teringat pada sosok yang datang dengan bayangan warnawarni dibelakangnya, saya berusaha sedikit mengintip dari celah lengannya, bayangan itu memegang  pundaknya.Entahlah, saya sedikit berani untuk tersenyum, sosok itu kembali tersenyum. Mulailah kami berjalan bersama, banyak sekali lebah berdengung dikuping saya, mereka sepertinya benci saya. Entahlah. Tangannya mengulur, saya sambut dengan hangat. Masih saja bayangan warnawarni itu memegang pundaknya. Saya merasa tersisih.
Pernah ada suatu waktu saya menendang tangannya, jauh. Mungkin karna cemburu, entahlah.
Tangan itu kembali berusaha menggenggam tangan saya. Bayangan warnawarni itu masih ada. Saya masih saja merasa tersisih.
aaaahh....kenapa juga saya tersenyum padanya? buat apa? bersentuhan hanya membuat merasa tersisih. Entahlah. Saya merasa selalu tersisih.
Ada kata harapan, tapi entahlah saya sudah seringkali merasa tersisih. Entahlah, apa ini saya atau kepala ini terlalu berekspetasi..Entahlah. Selalu saja tersisih.
Semua terasa ujian katanya. benarkah? bukankah saya yang sedang belajar? harusnya saya yang merasa diuji. Harga diri dirasa rendah, berbalik dengan cepat, berjalan tanpa menoleh. hey sosok yang saya sayang, kamu tidak akan pernah paham. Sebaiknya memang saya tidak lagi mencoba tersenyum padamu. Saya bukan pelajar yang tahan banting. 
Bayangan warnawarni itu tidak pernah beranjak, tidak akan pernah. Kamu terlalu erat menahannya dengan pundakmu. Kalian teruskan saja berjalan, toh tangan saya kau genggam ketika kepalamu sedang tertidur. Kamu bahkan tidak sadar saya telah begitu jatuh cinta. kamu tidak tau dan tidak pernah tau. Entahlah...
Maaf karna mengerutkan dahimu, bayangan itu pasti selalu membuatmu tersenyum.
Saat ini kamu pasti hanya tersenyum, merasa yaaa sudahlah..tidak berat melepas tangan saya. saya hanya bayangan kosong dimatamu. Jangan lg merasa terganggu. Saya tidak akan lagi datang membuat ribut. 
Entah ini terasa biasa atau menyedihkan, entahlah. 
Saya dan dunia saya. Permata berkilau yang tidak pernah melepas tangan saya..dia yang selalu ada untuk saya. Terimakasih adolf, kamu sungguh pemberani.

Saturday

El Pueblito dan Pondok Bambu punya rindu yang sama

Get The Gringo. Film keren yang sudah 4 kali saya tonton tapi belum juga merasa bosan. Kisah perjalanan seorang perampok yang akhirnya ditempatkan dalam sebuah penjara meksiko. Banyak cerita -cerita tentang perampokan sebenarnya. Tapi yang satu ini benar-benar bikin saya WOW!!

Tuesday

YES, IAM A LUCKY BASTARD!!

Badan ini masih saja pada posisi agak sedikit miring. Perut masih terasa menikam-nikan dari dalam.
Dari tadi malam sakit ini saya rasa. Sulit tidur diposisi manapun. 
Tidak kompak antara badan dan pikiran.
Saya benar-benar tidak merasa sehat.
Kalau sudah begini saya tidak merasa terlalu beruntung seperti yang sering di bilang teman-teman saya.
"elo itu, lucky bastard!!"

Perempuan hebat itu Oma saya!!Saya rindu dia!!


Di jam seperti ini, tiba-tiba saya merasa sangat rindu dengan sosok tegas yang saat ini mungkin sedang terlelap.
Ya, saya rindu oma saya. 
Satu-satunya oma yang masih ada.
Mungkin karena baru saja saya dan ela yang kebetulan sedang bersama oma, bercerita bagaimana cerianya oma hari ini.

Oma, perempuan perkasa serba bisa.

Wednesday

Televisi seharusnya paham

-->
“Media may not only tell us what to think about, they may also tell us how and what to think about it, and perhaps even what to do about it.”
Dua hari ini, Indonesia digemparkan dengan tragedy tugu tani yang memakan 9 nyawa. Berbagai media cetak, online dan elektronik memuat berita serupa. Disaat yang hampir bersamaan ada juga kejadian pemerkosaan dalam angkutan umum. Namun rupanya masyarakat lebih tertarik dengan perkara Xenia berdarah, daripada merasa perlu tau apakah para pelaku pemerkosaan sudah tertangkap atau belum.
Tidak semua masyarakat dekat dengan berita online, tidak semua juga yang terbiasa membaca koran cetak. Televisi merupakan sumber berita paling merakyat. Kekuatan audio dan vidio mampu membelokkan pemirsa dimana dia harus berhenti untuk melihat.